Jakarta , CNN Indonesia -- Juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Irfan Idris mengatakan sejumlah situs Islam yang diblokir telah mengafirkan Presiden Joko Widodo. Ini salah satu alasan BNPT mencap situs-situs tersebut dengan label radikal. "Saya pernah lihat dan baca, sebagian mengharamkan demokrasi dan mengafirkan Jokowi," kata Irfan Idris usai audiensi dengan para pemimpin redaksi situs islam dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di Gedung Kominfo, Jakarta, Selasa (31/3). Ia mengakui sebagian situs tersebut memang ada yang kontra dengan ISIS. Namun pada akhir tulisan mereka mengafirkan pihak-pihak tertentu seperti presiden. (Lihat fokus: Kontroversi Pemblokiran Situs Islam ) Sementara situs yang pro dengan ISIS menurut Irfan secara terang-terangan mengajak bergabung dengan negara Islam di Irak dan Suriah itu. "Membahas tentang jihad secara terbatas dan mengajak bergabung dengan ISIS," uja...
Comments
Post a Comment